Sejarah Desa

Admin Desa CNN 26 Agustus 2016 15:38:09

Sebelum kemerdekaan, Onderdistrik Ujungberung mempunyai 7 Desa, yakni Pakemitan, Ciporeat, Cipadung, Cilengkrang, Cinunuk, Cibiru, dan Cileunyi. Pakemitan adalah desa yang paling tua usianya dibanding ke- enam desa lainnya, karena Pakemitan lahir seiring kelahiran pemerintahan distrik di wilayah Ujungberung,

Walau sudah diperkenalkan oleh Gubernur Letnan Jedral Stanford Reffles tahun 1813, namun pemerintahan distrik baru optimal terselenggara pada tahun 1815. Wedana sebagai kepala pemerintahan distrik mulai menetap dan membangun rumah di wilayah tersebut.

Ujungberung yang pada awalnya masih berupa hutan belantara di utara dan rawa di selatan Jalan Raya Pos, tentu rawan bagi pemukiman akan ganggunan dari binatang buas atau perampok. Apalagi rumah wedana berada jauh di atas perbukitan utara, berada di tengah perkebunan kopi. Karena itu rumah wedana harus dijaga siang malam oleh para priyayi kewedanaan, 'Jaga' dalam bahasa Sunda disebut juga 'kemit', karena itu tempat yang dijaga siang malam oleh para priyayi kewedanaan disebut "pakemitan". Jadi "Pakemitan" awalnya adalah rumah wedana, yang kemudian berkembang menjadi sebuah pedesaan pertama di wilayah tersebut.

Pakemitan Distrik Ujungberung Wetan berada di Ujungberung, sedangkan Pakemitan Distrik Ujungberung Kulon berada di Lembang. Waktu itu Pemerintah Hindia Belanda membagi Kabupaten Bandung menjadi 16 distrik.Top of Form

Desa Cinunuk telah ada sejak Pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1815, yang pada awalnya adalah Desa Cipondoh kemudian dirubah menjadi Desa Cinunuk. Kata “Cinunuk” menurut sesepuh warga Desa mempunyai 2 (dua) pendapat, yaitu : Pendapat pertama, yang pertama tinggal diwilayah Desa Cinunuk adalah warga yang berasal dari Desa Cinunuk Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut, kemudian desa ini dinamakan Desa Cinunuk; Pendapat Kedua, pada masa lalu banyak pohon nunuk yang mempunyai sumber mata air, khusunya yang berada di Kampung Pandai atau Kampung Sukahaji (pada saat ini daerah tersebut masuk dalam wilayah Desa Cimekar merupakan hasil pemekaran dari Desa Cinunuk pada tahun 1982) dan pohon Nunuk yang berada di daerah mata air Cihampelas Kp. Sukahayu RT 04 RW 10. Sampai dengan sekarang Pemerintah Desa Cinunuk Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung telah dipimpin kurang lebih sebanyak 15 (Lima Belas) baik Kepala Desa Definitif maupun Pejabat Sementara (Pjs), yaitu :

  1. Lurah Buang (sebagai Istilah saja karena namanya tak dikenal);
  2. Lurah Pareman (sebagai Istilah saja karena namanya tak dikenal);
  3. Lurah Wikarta (1890)
  4. Djunaedi (1933 – 1943);
  5. Wira (1943 – 1953);
  6. Yoyo Suminta Dipura (1953 – 1965);
  7. Uju Masri (Pjs) (1965 – 1967);
  8. Danang (1967 – 1983);
  9. Cucu Ruhiat Efendi (Pjs) (1983 – 1985);
  10. Ano Karno (1985 – 1994);
  11. Wirahmanudin (1994 – 1997);
  12. Uju Juhana (Pjs) (1997 – 1999);
  13. Oneng Hasanah (1999 – 2007);
  14. Sesep Ruhiat (2007 – 2019).
  15. Bambang Waluyo, S.Sos (Pjs) (NOV-2019)
  16. H. Sesep Ruhiat (DES-2019 – Sekarang).

 

 

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Informasi COVID-19 Kabupaten Bandung

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI ..... !!!

LAPORAN REALISASI DESA CINUNUK

Click Di SiniUntuk Melihat Laporan Realisasi Tahun 2019.

Peta Desa Cinunuk

Wilayah Desa

Sinergi Program

DISKOMINFO DPMD KAB BANDUNG
KAB BANDUNG DPMD PROV JABAR PROV JABAR
KECAMATAN CILEUNYI
E-LAPOR JABAR QUICK RESPONE KEMENDES
SENSUS PENDUDUK 2020 CINUNUK TV

Aparatur Desa

  • H. Sesep Ruhiat

    Kepala Desa

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Desa

Alamat Jl. Raya Cinunuk No.725 Cileunyi
Desa Cinunuk
Kecamatan Cileunyi
Kabupaten Bandung
Kodepos 40624
Telepon 022-7815595
Email info@cinunuk.desa.id

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung