• Jl. Raya Cinunuk No.725 Cileunyi
  • 022-7815595
  • info@cinunuk.desa.id
INFO
  • # Ayo Dulur, Disiplin Protokol Kesehatan, Patuhi 5 M ---> 1. Memakai Masker 2.Mencuci Tangan Dengan Menggunakan Sabun 3. Menjaga Jarak 4. Menjauhi Kerumunan 5. Membatasi Mobilitas & Interaksi

PPKM, 63 Kendaraan di Gerbang Tol Cileunyi Diputarahkan

11 Maret 2021 Redaksi Agenda Desa Dibaca 195 Kali

CILEUNYI. KIM Desa Cinunuk. Diperpanjangnya PPKM skala mikro jilid 3 hingga 22 Maret mendatang, tim satgas penanganan penyebaran covid-19 di tingkat Kabupaten Bandung harus ektra keras mendukung dan mendorong serta gerakan dilapangan agar pemberlakukan PPKM oleh masyarakat benar-benar diterapkan dilapangan. Upaya ini dalam meninimalisir dan menekan penyebaran covid-19, khususnya di Kabupaten Bandung, umumnya di Jabar. Seperti yang dilakukan tim satgas gabungan penanganan covid-19 jajaran Satlantas Polresta Bandung, Satpol PP, Dishub dan Dinkes Kabupaten Bandung, Kamis (11-3-2021) menggelar pemeriksaan kendaraan yang keluar dari pintu gerbang Tol Cileunyi. "Dalam pemeriksaan ratusan kendaraan dari luar Kabupaten Bandung tersebut, 63 kendaraan terpaksa kami putararahkan ke daerah asal. Pasalnya, baik pengendara dan penumpangnya tak bisa menunjukan hasil swab test antigen dari tempat asal," Kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan welalui Kanit Turjawali Satlantas Polresta Bandung AKP Kiki Hartaki yang memimpin kegiatan tersebut. Menurut Kiki, pemeriksaan kendaraan yang dimulai pukul 09.00 sasarannya kendaraan yang keluar gerbang Tol Cileunyi dan Tol Soroja."Tim yang dilibatkan Satlantas, Dishub Satpol PP dan Dinkes Kab. Bandung," terang Kiki. Pelaksana pemeriksaan kendaraan ungkap Kiki terkait dengan diperpanjangnya pemberlakuan PPKM skala Mikro. "Bagi pengendara atau penumpang yang tidak menunjukan hasil sweb test antigen dilakukan swab test di tempat. Jika enggan di swab test di tempat, kita balikarahkan ke tempat asal," katanya. Dikatakan Kiki, selain pemeriksaan kepada pengendara dan penumpang, dilakukan juga pemeriksaan ramchek terhadap kendaraam umum, terutama bus pariwisata dan bus-bus trayek untuk antisipasi kecelakaan lalu lintas. "Di tengah pandemi covid-19 dan diberlakukannya PPKM skala mikro kita tetap menghimbau para pengendara baik roda 2 dan 4 menegakkan prokes serta mentaati aturan lalu lintas. Ini kan dalam upaya memutus mata rantai covid-19," pungkas Kiki.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar